TABANAN, BALI — Hubungan PT Varash Saddan Nusantara dengan Yayasan Tapasya Stroke Center Amaranee bukanlah kolaborasi yang baru terjalin. Sejak masa awal pendirian yayasan, Varash telah menjadi bagian dari perjalanan kepedulian terhadap para penyintas stroke di Kabupaten Tabanan, Bali.
Komitmen tersebut kembali diwujudkan dalam peringatan Hari Stroke Sedunia 2026 yang diselenggarakan Yayasan Tapasya Stroke Center Amaranee pada Kamis (29/10/2026).
Presiden Direktur Varash, Putu Eka Suryawan, hadir didampingi Komisaris Varash, dr. Wayan Mustika. Keduanya disambut Ketua Yayasan Tapasya Stroke Center Amaranee, Nyoman Budiartha, bersama pendiri yayasan, Nyoman Titiek Yeniati.
Dalam kegiatan tersebut, Varash mengalokasikan bantuan sebanyak 100 botol Varash Natural Oil sebagai bagian dari dukungan sosial bagi kegiatan yayasan.Namun, lebih dari sekadar bantuan produk, kehadiran Varash mencerminkan hubungan kemanusiaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun atas dasar kesamaan nilai, kepedulian, dan penghargaan terhadap pengabdian Yayasan Amaranee.

Berawal dari Kepedulian, Tumbuh Menjadi Pengabdian
Yayasan Tapasya Stroke Center Amaranee merupakan lembaga sosial yang dirintis oleh Nyoman Titiek Yeniati pada 2017 dan berfokus pada pendampingan para penyintas stroke.
Berlokasi di Jalan Teratai, Tabanan, yayasan ini menjadi ruang bagi penyintas dan keluarga untuk memperoleh dukungan, mengikuti kegiatan bersama, serta membangun semangat dalam menjalani kehidupan setelah stroke.
Di balik perjalanan yayasan terdapat pengabdian para pengurus, relawan, dan keluarga yang terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Saat ini, di bawah kepemimpinan Nyoman Budiartha sebagai ketua yayasan, semangat tersebut terus dilanjutkan melalui berbagai kegiatan pendampingan, edukasi, dan aktivitas sosial.
Bagi Varash, perjalanan Yayasan Amaranee memiliki nilai tersendiri.
Sejak awal berdirinya yayasan, Varash telah menjalin kolaborasi dan memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan sosial yang dijalankan.
Hubungan tersebut terus terpelihara, termasuk melalui keterlibatan rutin Varash dalam peringatan Hari Stroke Sedunia yang diselenggarakan Yayasan Amaranee.
Konsistensi inilah yang menjadi salah satu alasan Varash terus menjalin kedekatan dengan yayasan.
Varash melihat bahwa pengabdian Yayasan Amaranee tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui perhatian dan pelayanan yang terus diberikan kepada masyarakat, khususnya para penyintas stroke.
Varash Mengapresiasi Dedikasi dan Konsistensi Yayasan Amaranee
Presiden Direktur Varash, Putu Eka Suryawan, memandang hubungan dengan Yayasan Amaranee sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, perjalanan Yayasan Amaranee memperlihatkan bagaimana kepedulian dapat tumbuh menjadi pengabdian yang berkelanjutan."Kami telah mengenal dan berkolaborasi dengan Yayasan Amaranee sejak awal perjalanan yayasan ini. Hal yang membuat kami terus tergerak untuk hadir adalah dedikasi dan konsistensi para pengurus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para penyintas stroke.
Bagi kami, tidak mudah mempertahankan sebuah pengabdian sosial selama bertahun-tahun. Dibutuhkan ketulusan, kesabaran, dan komitmen yang kuat. Itulah yang kami lihat dari Yayasan Amaranee.
Karena itu, keterlibatan Varash bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga tentang menghargai dan mendukung orang-orang yang telah mendedikasikan waktu serta perhatiannya bagi sesama."
Melalui semangat tersebut, Varash berharap hubungan yang telah dibangun dapat terus memberikan nilai positif bagi masyarakat.
Yayasan Amaranee dan Perjuangan Mendampingi Penyintas Stroke

Perjalanan Yayasan Amaranee tidak terlepas dari peran Nyoman Titiek Yeniati sebagai pendiri yang merintis kegiatan pendampingan bagi para penyintas stroke.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi penyintas dan keluarga, keberadaan komunitas pendamping menjadi penting untuk membantu mereka tetap merasa diterima, dihargai, dan didukung.
Ketua Yayasan Tapasya Stroke Center Amaranee, Nyoman Budiartha, melanjutkan semangat pengabdian tersebut bersama pengurus dan relawan.
"Sejak awal perjalanan Yayasan Amaranee, kami bersyukur memiliki sahabat-sahabat yang terus memberikan perhatian, termasuk Varash yang telah menjalin hubungan baik dengan yayasan selama bertahun-tahun.
Bagi kami, dukungan yang diberikan secara konsisten memiliki makna yang sangat besar. Bukan hanya karena bantuan yang diterima, tetapi karena para penyintas dan keluarga merasa bahwa mereka tidak berjalan sendiri.
Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terjaga, sehingga semakin banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap kehidupan para penyintas stroke."
Kedekatan yang dibangun selama bertahun-tahun menjadi bagian penting dari hubungan Yayasan Amaranee dengan berbagai pihak yang mendukung kegiatan sosialnya.
Hari Stroke Sedunia, Momentum Kepedulian yang Terus Dijaga
Peringatan Hari Stroke Sedunia setiap 29 Oktober menjadi salah satu momentum yang secara rutin mempertemukan Yayasan Amaranee, penyintas stroke, keluarga, relawan, tenaga kesehatan, dan para mitra pendukung.
Pada peringatan tahun 2026, yayasan mengangkat semangat "Setiap Menit Berharga", yang mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya mengenali gejala stroke dan segera mencari pertolongan medis.
Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan bagi penyintas stroke, edukasi makanan sehat, kegiatan terapi suara, serta pembagian bantuan sembako.
Selain itu, kegiatan ini turut memberikan apresiasi kepada keluarga yang secara rutin mengikuti donor darah.
Presiden Direktur Varash, Putu Eka Suryawan, mendapat kesempatan untuk menyerahkan apresiasi kepada keluarga yang telah melakukan donor darah sebanyak empat kali.
Putu Eka Suryawan juga turut dilibatkan dalam penyerahan bantuan sembako kepada penerima manfaat.
Momen tersebut mencerminkan semangat kebersamaan yang telah terbangun antara yayasan, para penyintas, keluarga, dan pihak-pihak yang selama ini memberikan dukungan.
Varash Care Movement, Menjaga Hubungan Kepedulian yang Berkelanjutan
Dalam peringatan Hari Stroke Sedunia 2026, Varash mengalokasikan bantuan 100 botol Varash Natural Oil Charity .Kontribusi tersebut menjadi bagian dari semangat Varash Care Movement, gerakan yang menempatkan kepedulian terhadap manusia, masyarakat, dan lingkungan sebagai nilai penting dalam perjalanan perusahaan.
Semangat itu juga selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan yang diusung Yayasan Varash Berbagi Cinta.
Bagi Varash, keberlanjutan hubungan dengan Yayasan Amaranee menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan tidak harus selalu dimulai dengan program baru.
Menjaga hubungan baik dengan lembaga sosial yang telah menunjukkan dedikasi dan konsistensi juga merupakan bentuk kontribusi yang bermakna.
Melalui hubungan yang telah terbangun, Varash berharap dapat terus mendukung semangat pengabdian Yayasan Amaranee sesuai kebutuhan dan kapasitas yang dimiliki.
Bantuan produk Varash merupakan bentuk dukungan sosial, bukan pengganti penanganan medis, fisioterapi, ataupun rehabilitasi stroke.
Lebih dari Sekadar Bantuan, Sebuah Persahabatan Kemanusiaan
Kehadiran Varash dalam peringatan Hari Stroke Sedunia 2026 kembali mempertemukan dua pihak yang memiliki hubungan kepedulian sejak masa awal perjalanan Yayasan Amaranee.
Di satu sisi, Yayasan Amaranee terus menjalankan pengabdiannya kepada para penyintas stroke dan keluarga. Di sisi lain, Varash berupaya menjaga komitmennya untuk tetap hadir sebagai mitra yang mendukung kegiatan sosial tersebut.
Hubungan ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi yang bermakna tidak hanya dinilai dari besarnya bantuan yang diberikan, tetapi juga dari kesediaan untuk terus hadir, saling menghargai, dan menjaga kepercayaan selama bertahun-tahun.
Sebab, kepedulian yang sesungguhnya bukan hanya tentang hadir ketika seseorang membutuhkan, tetapi juga tentang kesetiaan untuk terus berjalan bersama dalam perjalanan panjang kemanusiaan.
